Kamis, Januari 08, 2009

The Palestine Chronicle


Setelah beberapa saat terkena hack situs the palestine chronicle akhirnya muncul kembali. Sebuah usaha keras untuk memberikan gambaran yang terjadi di palestina secara on line yang patut dipuji. Dengan menampilkan gambar-gambar yang up to date, memberikan informasi yang luas kepada masyarakat dunia sebagai dampak yang ditimbulkan oleh serbuan Israel secara membabi buta. Betapa mengerikan akibat serbuan tentara Israel yang tidak lagi mengindahkan suara masyarakat Internasional. Sebuah upaya untuk menghancurkan sebuah bangsa secara sistematis, terpadu dan kontinyu sehingga tidak saja berdampak secara fisik, namun telah merusak mental dan psikologis warga Palestina saat ini. Bahkan lebih dahsyat bila dibandingkan dengan Aphartheid yang terjadi di Afrika Selatan dimana kejahatan tersebut hanya dilakukan oleh sekelompok penguasa terhadap kelompok yang lain. Akan tetapi di Palestina tidak saja sebuah negara adidaya secara sistematis menggiring bangsa lain kedalam kemusnahan yang ironisnya hal tersebut didukung oleh sekutu-sekutunya dengan peralatan tempur yang canggih. Akankah suatu bangsa yang telah mendiami wilayah tertentu secara sah suatu ketika akan terhapus dari peta dunia? Sebuah pertanyaan besar bagi seluruh umat manusia karena barangkali saat ini Bangsa Palestina yang menjadi korbannya dan nanti giliran bangsa kita atau yang lainnya.

Rabu, Januari 07, 2009

Perang didunia Maya






Israel dan sekutu-sekutunya memang biadab... tidak sekedar menggempur kota Gaza yang menewaskan penduduknya serta anak-anak, salah situs yang merekam kejadian dipalestina pun tidak luput mereka hack juga. Misalnya situs Palestine Chronicle yang dikelola oleh warga Palestina yang cukup layak dipercaya kredibilitasnya. Peristiwa ini tidak saja membuat dunia kehilangan kontak dengan penduduk Palestina secara on line, akan tetapi juga menutup informasi-informasi aktual yang sangat berguna bagi tim relawan kemanusiaan bagi Palestina dari seluruh dunia. Hal ini sebagai satu bukti bahwa Israel tidak saja sekedar memblokade bahan-bahan bantuan seperti obat-obatan dan peralatan medis serta bahan makanan yang sangat diperlukan oleh Penduduk Gaza, akan tetapi Israel dan sekutunya juga menghilangkan hak masyarakat Internasional untuk mendapat informasi yang berimbang. Kondisi ini akan semakin mempersulit tim relawan Internasional untuk membantu rakyat palestina dan mengetahui seberapa jauh kerusakan yang terjadi akibat gempuran tentara Israel, serta menutup informasi-informasi penting yang akan mengakibatkan musnahnya bangsa Palestina. Dalam keadaan perang konvensi PBB, memuat hal-hal yang harus dilindungai, misalnya tempat ibadah, tempat pengungsian dan tempat-tempat umum yang menjadi pusat kegiatan kemanusian dan PBB. Sedangkan orang tua, anak-anak dan wanita merupakan target yang harus dilindungi dan dihindari. Kebebasan menyampaikan informasi sebagai akibat dari peperangan juga harus dipublikasikan, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan diseluruh dunia dapat mengetahuinya. Apabila hal-hal tersebut dilanggar berarti pemerintah Israel tidak saja melanggar Hak Azazi Bangsa Palestina, akan tetapi telah menginjak-injak konvensi PBB yang telah disepakati bersama oleh bangsa-bangsa didunia, dengan demikian sudah saatnya seluruh anggota PBB untuk bersatu menggelandang Israel ke Pengadilan International sebagai penjahat perang dan pelanggar Berat HAM, dengan demikian julukan the Real Terorist in The World bagi Israel sangatlah tepat.

Minggu, Januari 04, 2009

Strategi, Senjata, dan Semangat

Secara nyata diatas kertas Israel bukanlah lawan yang imbang saat ini dengan persenjataan yang lengkap dan canggih mereka telah membombardir Gaza, namun bukan berarti kemenangan akan berpihak kepadanya... Tunggu saatnya mereka akan dihancurkan dengan senjata yang sederhana... Dengan strategi dan militansi, jika Israel berani memasuki Gaza, maka mereka telah menggali lubang kuburnya sendiri.











Protes, protes, protes hingga dunia mendengar

Berteriaklah hingga telinga para pemimpin itu mendengar, mereka tidak mengerti mengapa mereka harus menanggung semua ini, mereka hanya menjadi korban dari kelicikan dan nafsu para pemimpin zalim ...


















Perlawanan, penangkapan, teror

Hanya satu kata, lawan... lawan... lawan.. kezaliman, syahidan au kariman. Mati syahid atau hidup mulia ..














Rasa yang tak kuasa terucap

Sebuah duka, derita, sakit, marah, benci, gemas, getir dan seribu satu rasa yang terucap, semoga Allah membalas manusia yang telah berbuat zalim, sebagaimana mereka menzalimi sesamanya.

















Persenjataan Israel

Alat-alat pembunuh yang diciptakan manusia, semakin canggih dan semakin besar daya rusaknya semakin dipuja sebagai sebuah kehebatan baru.